Siapakah Matt Mullenweg? apakah dia blogger? pengguna Wordpress?

Awalnya, ia mendirikan B2 sebagai sebuah forum. Forum itu berkembang pesat sebagai sarana informasi. Namun, tak berapa lama berselang, forum tersebut banyak ditinggalkan orang. Di saat itu lah, kawan Matt menawarkan diri untuk bergabung mengembangkan B2 menjadi sebuah platform ajang menulis online bagi masyarakat dunia. Dari sinilah, Wordpress lahir. Sebuah open source, agar semua orang dapat berkembang dengannya. Dari wordpress lahir Wordpress.com, sebuah blog yang menyediakan gratis domain dan hosting. Sedangkan versi premium Wordpress.org yang mengharuskan pengguna membeli hosting dan domain.
Kisahnya, tidak mudah membangun open source seperti ini. Serangan spam merupakan kendala terberat yang menyebabkan servernya jatuh bangun. Tampilan wordpress dahulu yang minimalis dan fiturnya masih sederhana, membuat khawatir Matt. Namun, semangatnya untuk berbagi terus membara hingga kini, Wordpress telah berkembang hingga versi 3.2 dengan plugin hampir 4000 buah.
Terhadap Indonesia, Wordpress mengapresiasi sangat baik. Indonesia menduduki peringkat ketiga setelah US dan Spanyol bahasa yang sering digunakan di Wordpress. Pertumbuhan 6 bulan terakhir sangat pesat, sekitar 150 ribu pengguna baru.
Beberapa orang yang hadir dalam WordCamp tersebut bertanya, "Mengapa iklan Google Adsense tidak tayang di Wordpress, apakah kalian berseteru".
Matt menimpali, tidak ada perselisihan antara wordpress dan google. Hanya saja, pengguna banyak menggunakan wordpress sebagai website spam yang bertujuan "hanya" mencari uang semata. Sedangkan, mulai dari awal, komitmen kami adalah untuk berbagi. Uang boleh dijadikan tujuan, tapi bukan yang utama.
Dia menambahkan, Jangan berharap mendapatkan uang "dengan" blog, tapi dapatkan uang "karena" blog. "Dan saya merasakan sendiri, manfaat dari berbagi itu," ungkapnya.
Life for sharing...
Thank's for reading the article of jagoblog.com. Please give us your support and advice with your comment. Do not forget to click one button below to share. Life for sharing...
0 komentar:
Post a Comment
Mari budayakan komentar yang positif dan mohon kebijaksanaannya untuk tidak melakukan spamming. Jangan menyertakan link di dalam komentar, karena akan terdeteksi sebagai spam oleh google Life for sharing...